Rabu, April 22, 2009
learn from maya angelou
Selasa, April 21, 2009
words from back seat
Kamis, April 16, 2009
PPAN 2009
West Java Selection-International Youth Exchange 2009
one thing for sure, walau tak seberuntung 3 rekan yang berhasil mendapatkan tiket ke Malaysia, ASEAN-Jepang, dan Kanada setidaknya saya dapat tiket gratis untuk membeli paket hemat yang bernama 'mengenal 40 pribadi baru yang luar biasa' dalam tiga hari, 'youth of west java'. Ilmu pun berceceran tersedia dan dengan mudahnya dapat diambil. Congratulations for prima (ciamis), ida (cimahi), anggie (garut).
Kamis, April 09, 2009
I'm OK
it's deep, personal!
Senin, April 06, 2009
inbox ku dari lalu pharmanegara
Beberapa buah pikir, asa, dan doa serta kelihaiannya mengolah kata hingga tak terjamah perintah 'delete' dari hp ku yang akan renta
"Ada goresan tinta indah yang kan selalu terjaga menjadi inspirasi dalam setiap waktu. Serumpun kemuliaan yang engkau tanamkan pada setiap bulir-bulir kata-kata mu, seolah mengajak semua orang untuk memanen bunga terindah di taman kebersahajaan, salam pagi untukmu dengan doa & kepak-kepak kupu-kupu pemaknaan atas semua kenangan yang tiada terlupa"(16.03.09)
"Betapa bahagia jiwa yang bersemi RASA SYUKUR karna dapat mengubah penderitaan menjadi kenikmatan, kesusahaan menjadi romansa, kenestapaan menjadi kenangan, kemiskinan menjadi keberkahan, ketersisihan menjadi pembelajaran, kekalahan menjadi kejituan, pengkhianatan menjadi pemaknaan, keterpurukan menjadi kebangkitan. Mekar...mekarlah syukur itu dalam rindu padaNya, salam bagimu"(28.12.08)
"Duhai jiwa yang dihiasi dengan ketulusan nurani, kebeningan memandang, keikhlasan mengabdi & kejujuran bersikap. Engkaulah pewaris rahasia segala rahasia, salam pagi bagimu"(26.12.08)
"Jika hati adalah istana maka cinta menjadi singgasana, jika kasih adalah permata maka sayang menjadi mutiara, jika rindu adalah tahta maka rasa setia menjadi mahkota, jika galau adalah perhiasan maka harapan adalah tapak menuju masa depan, jika jiwa adalah taman maka ketulusan menjadi semerbak bunga, salam pagi bagimu"(26.12.08)
"Seberapa besar keindahan hari ini adalah setakar kasih sayang dibilik-bilik batin, seberapa panjang kelegaan hari ini adalah seutas kesyukuran yang mendendang dalam jiwa, seberapa tinggi pencapaian hari ini adalah sejauh pembelajaran yang digantungkan pada kesadaran, seberapa luas kemuliaan hari ini adalah sepenuh rindu bagi orang-orang yang mematri namamu didadanya, seberapa lapang kebahagiaan hari ini adalah sepadang kebersediaan berdialog dengan realitas bagi kerja-kerja kemanusiaan yang tulus, seberapa harum kalbu hari ini adalah....?"(23.12.08)
"Salam pagi dengan seutas senyum tulus dihari yang penuh berkah ini, laksana halaman surgawi yang menyapa dengan permadani terindah. Duhai jiwa nan bening apa kabar hari ini?"(19.12.08)
"Wahai jiwa bening yang menyapa ranting kehidupan pada dahan-dahanya yang penuh rahasia. Dengan senyum, santun, dan harapan...salam pagi bagimu dalam semerbak doa dari kedalaman nurani"(17.12.08)
"Duhai ranting-ranting indah dari kehidupan...melati dari taman jiwa, saripati dari taman makna, pelukan terhangat dari taman kepasrahan pada SANG MAHA PENCIPTA, salam bagimu"(17.12.08)
"Setangkai melati kukirimkan padamu sebagai tanda persahabatan sejati & keindahan budi, karena harum di jiwamu adalah semerbak dari kebeningan, kejujuran & ketulusan. Selamat pagi duhai sahabat lewat embun, angin, dan langit kutitipkan rindu yang terindah dari yang pernah adadimuka bumi"(19.11.08)
"Duhai keindahan yang bersembunyi diantara rerentuhan kemanusiaan, simponi yang denting diantara riuhnya negeri, sekuntum cinta yang bersemi di belukar peradaban, salam bagimu"(27.10.08)
"Salam malam untukmu duhai permata, lazuardi nan berkilau diantara terjal bebukitan karakter insani, aroma kesturi di puncak-puncak pencapaian yang kau tak pernah menyerah mendakinya, ku tahu rindu itu semayam dalam kerisauan yang tak pernah bertepi atau terjemah petanda yang sedang kau susun kamusnya. Bawa angin, matahari dalam jiwamu"(19.10.08)
"Duhai jiwa yang merdeka dalam pencerahan sejati, nurani yang selalu teduh bagi penat penderitaan insani, semerbak budi dari setiap pori-pori kalbu, salam pagi bagimu"(19.10.08)
"Alangkah MAHADAHSYAT PERSAHABATAN; mencairkan yang beku, mengikat yang terlepas, mencerahkan yang buram, mempertemukan yang terpisah, menjembatani yang curam, meneduhkan yang terik, menghangatkan yang kuyub, mencerdaskan yang pandir, menjernihkan yang keruh, melipur yang lara, mengingatkan yang lupa, membangunkan yang tidur, menyembuhkan yang luka. Berbahagialah bagi yang menemukan sahabat yang tulus dan saling berterima, menjadi nafas bagi perjalanan yang terjal, berkelok dan berliku. Salam bagi jiwa"(07.08.08)
terima kasih pak pharma... setelah berjejal dengan kesal dan marah, hampir setiap membaca nya kian memandaikan ku menemui makna dari tiap sakit dan kecewa yang dihadiahi hidup
Senin, Maret 30, 2009
Out of My Life
mama ada pertanyaan lain?
cribs, two times today with same old question
Sudah lewat setengah windu mama selalu mempertanyakan soal yg sama setiap malam minggu dan malam-malam setelahnya smp pada akhirnya i dare to say 'mom, next questions please!'
MOM: "WHERE'S UR BOYFRIEND DINCHIL?"
hahaha ibu gaul mana yang suka panggil anaknya pake akhiran chil kecuali mama reny sang instruktur aerobic nan enerjik...she's still rocks in her 'near 50's world'.
ampun mama...dina belum punya jawabannya, tapi sudah mendekati ambang muak ketika semua orang mempertanyakan hal yang serupa....should i have one?i dont really think so. my mom said:"u're life is good but not great without a love my dear"
save it mom...too hard too fake it, everybody whose ever loved know just what i feel. but life's so fantastic bcoz i've got so much love from u
Much Love: Dyne
Rabu, Maret 25, 2009
Notes from Kampung Budaya Sindang Barang
KBS -The View-
Its another 'wow' moment ketika kita bicara potensi budaya&wisata di Indonesia, ini saya lihat di sebuah sudut biasa di sebuah kabupaten di Jawa Barat yang masyarakatnya sendiri sepertinya belum pernah tahu ada sebuah desa luar biasa dimana warganya berhasil mengurai budaya dan peninggalan sejarah menjadi suatu potensi wisata yang siap 'go international'. Kampung Budaya Sindang Barang (KBS) merupakan wujud nyata bahwa masih ada nilai luhur dari arti menghargai warisan sejarah. dengan merawat apa yang diwariskan sejarah toh masyarakat disana bisa hidup & menikmati hasilnya...its called multiplier effect. Rasanya sangat pantas jika penghargaan yang kita berikan kepada para kokolot dan sesepuh adat di KBS kita berikan dengan datang dan melihat langsung bagaimana kesenian sunda di revitalisasi dan dilestarikan oleh para penduduknya. Untuk melestarikan kesenian tradisional di kampung budaya, penduduk menyelenggarakan pelatihan tari dan gamelan untuk anak-anak muda secara gratis. Anak-anak muda yang telah mahir di bidang kesenian masing-masing maka akan dilibatkan dalam pementasan menyambut tamu yang tentunya akan menambah penghasilan untuk mereka sendiri. Untuk melestarikan situs-situs purbakala , kampung budaya bekerja sama dengan FIB UI melakukan penelitian , dokumentasi dan menyelenggarakan seminar mengenai situs peninggalan kerajaan Pajajaran tersebut. Folklore mengenai Sindangbarang sendiri telah dicoba untuk dibukukan oleh teman-teman dari FIB UI. Saat ini rumah-rumah adat dan tradisi budaya di Kp Budaya Sindangbarang telah direkontruksi dan direvitalisasi dengan bimbingan dan petunjuk dari Bapak Anis Djatisunda seorang Sesepuh Sindangbarang dan Budayawan Jawa Barat. seyogyanya ini patut dilakukan agar masyarakat sunda tak kehilangan jati dirinya,yup...another way to save our heritage! Dahulu di sindangbarang terdapat salah satu keraton kerajaan tempat tinggalnya salah satu istri dari prabu Siliwangi yang bernama Dewi Kentring Manik Mayang Sunda. Sedangkan penguasa sindangbarang saat itu adalah Surabima Panjiwirajaya atau Amuk Murugul. Bahkan Putra Prabu Siliwangi dan Kentring manik mayang sunda yang bernama Guru Gantangan lahir dan dibesarkan di Sindangbarang. Sampai saat ini masih ada peninggalan purbakala berupa Taman Sri bagenda di Sindangbarang, yaitu taman yang berupa kolam dengan panjang 15 X 45 meter, dan 33 buah titik Punden Berundak.
-go field-
-me with friends from PMJ jabar & KBS chief-
KBS tidak sekedar menjadikan tempat ini semata untuk orientasi seni dan budaya, para wisatawan yang datang pun diberikan kesempatan untuk melihat suasana kampung sebenarnya dengan merasakan bagaimana tinggal bersama kokolot dan seniman serta menemui ibu-ibu yang menumbung padi di saung lisung. ini adalah uniqueness yang harus tetap dijaga, karena saya rasa penduduk di KBS paham benar arti experience marketing dimana kepentingan pelestarian seni dan budaya selaras dengan keinginan masyarakat urban yang sudah mulai kehilangan cita rasa desa. banyak notes yang saya pelajari & tulis dari kampung ini...pembelajaran selanjutnya harus jadi sebuah jawaban dari pertanyaan 'kapan ya kota ku bisa punya tempat wisata sebersahaja kampung budaya ini?'.viva KBS.
